Kondisi Pendidikan di Indonesia
Belum lama ini seluruh masyarakat Indonesia merayakan
ulang tahun Hari Kemerdekaan HUT RI ke-71.Banyak harapan yang diinginkan oleh
rakyat Indonesia.Mulai dari kemajuan ekonomi dan teknologi,kebebasan demokrasi
dan mungkin salah satunya kemajuan dalam pendidikan.Nah dalam segi
pendidikan,Indonesia bisa dikatakan negara yang masih berkembang dalam segi
itu.Dimulai dari pendidikan Indonesia belum bisa tegas menyikapi pelajar
sehingga timbullah perilaku kurang baik.Terutama pada siswa SMP & SMA yang
sedang membutuhkan pengarahan.Karena siswa SMP & SMA peserta didiknya
adalah remaja.
Sebagaimana
yang kita ketahui,bahwa sekarang ini cara bergaul remaja sangat melenceng dari
norma norma yang ada baik perempuan maupun laki-laki.Sudah banyak sekali
perilaku tidak terpuji yang dilakukan oleh remaja seperti,seks bebas,tawuran
dan penggunaan narkoba.Hal ini bisa saja terjadi karena kurangnya penanaman
atau pengawasan perilaku yang baik terhadap remaja.
Kurangnya perilaku yang baik terhadap remaja
dikarenakan kurangnya pembinaan atau perhatian dari keluarga maupun sekolah.Maka
dari itu saya berpendapat bahwa penanaman dan pembinaan karakter yang baik
harus dilakukan sejak usia dini karena penanaman yang lambat akan berakibat
buruk terhadap kehidupan anak dikemudiannya.Manfaat dari karakter yang baik
dapat membantu seseorang dalam berperilaku baik.Dan bukan cuma dengan
pembelajaran ilmu dunia saja akan tetapi diimbangi dengan ilmu agama.Agar kelak
anak yang di didik bisa mempunyai perilaku yang baik dan dapat diterima
masyarakat.
Selain cara bergaul remaja yang melenceng,banyak dari
warga Indonesia belum menikmati pendidikan yang layak.Banyak faktor yang
mempengaruhinya seperti,biaya pendidikan yang mahal.Walaupun kenyataannya ada
BOS (Bantuan Operasional Sekolah),pemerataan pendidikan di Indonesia masih
kurang merata.Masalah pemerataan timbul karena masih banyak warga Negara
khususnya anak usia sekolah yang tidak dapat di tampung dalam lembaga
pendidikan karena kurangnya fasilitas yang tersedia.Hal ini bisa terjadi karena
kurangnya kontribusi antara pemerintah dengan pihak sekolah.Diharapkan dengan
adanya masalah seperti ini pemerintah lebih meningkatkan mutu dalam
berkontribusi dengan pihak sekolah agar pemerataan pendidikan merata.Dan warga
Indonesia dapat menikmati pendidikan yang layak.